Seringkali ada pertanyaan diatas muncul ketika mau membuat sistem menggunakan metode Dempster-Shafer. Karena itu, disini kami jelaskan kasus apa yang cocok menggunakan metode Dempster-Shafer dalam penilaiannya dan langkah apa saja yang perlu disiapkan.
Metode Dempster-Shafer sangat cocok digunakan untuk kasus yang membutuhkan pakar untuk menentukan besarnya kepercayaan terhadap evidence/gejala terhadap suatu hipotesa. Lalu hasil akhirnya berupa besarnya prosentase gejala yg dipilih terhadap hasil hipotesa.
Contoh kasus yang menggunakan Dempster-Shafer dalam penilaiaanya adalah: